Beijing, 19 Oktober 2025 — Media sosial China digemparkan oleh Video Kota Terapung Di Langit Hebohkan Warga. Rekaman tersebut diunggah pertama kali di platform Weibo dan telah ditonton lebih dari 30 juta kali hanya dalam waktu dua hari.
baca juga :
Gadget Pintar untuk Produktivitas: Rekomendasi Terbaik
Video berdurasi 45 detik itu menampilkan siluet bangunan pencakar langit yang tampak melayang di antara awan, dengan cahaya matahari sore yang membuat pemandangan terlihat nyata. Banyak warganet menyebut fenomena ini sebagai “kota masa depan”, sementara sebagian lainnya mengaitkannya dengan teori konspirasi dan hal mistis.
Awal Mula Kejadian
Video tersebut diambil oleh seorang warga bernama Liang Jun (38) dari kota Foshan, Provinsi Guangdong. Ia mengaku awalnya hanya ingin memotret langit karena terlihat indah saat matahari terbenam. Namun ketika diperbesar, kamera ponselnya menangkap bentuk-bentuk seperti gedung tinggi yang seolah berdiri di awan.
“Saya terkejut. Awalnya saya pikir itu pantulan dari drone atau layar besar, tapi ternyata tidak ada apa pun di depan mata,” kata Liang dalam wawancara dengan media lokal China Daily.
Dalam beberapa jam, rekaman itu tersebar di platform video pendek seperti Douyin (TikTok versi China) dan Kuaishou, memicu ribuan komentar dan spekulasi dari publik.
Penjelasan Ilmiah dari BMKG China
Fenomena ini akhirnya dikonfirmasi oleh China Meteorological Administration (CMA) atau BMKG China. Melalui keterangan resmi, CMA menjelaskan bahwa apa yang terlihat dalam video tersebut merupakan fenomena Fata Morgana — sebuah ilusi optik langka yang terjadi akibat pembiasan cahaya pada lapisan udara dengan suhu berbeda.
“Ketika udara panas dan dingin bertemu, cahaya akan terdistorsi dan menciptakan bayangan mirip objek nyata di kejauhan. Itulah yang disebut Fata Morgana,” jelas Dr. Wei Zhong, ahli meteorologi CMA.
Menurut CMA, kemungkinan besar bayangan yang terlihat di langit adalah pantulan dari gedung-gedung kota Foshan yang jaraknya sekitar 10 kilometer dari lokasi perekaman.
Fenomena yang Pernah Terjadi Sebelumnya
Ini bukan pertama kalinya fenomena semacam ini terjadi di China. Pada tahun 2011, warga Huanshan, Provinsi Anhui, juga melaporkan penampakan kota terapung serupa. Saat itu, kejadian tersebut bahkan disiarkan langsung oleh televisi lokal dan memicu kehebohan di seluruh negeri.
Namun, para ilmuwan menegaskan bahwa fenomena ini sepenuhnya dapat dijelaskan secara ilmiah, bukan pertanda gaib atau kemunculan kota “paralel”.
“Fata Morgana adalah fenomena nyata, tapi sangat jarang terjadi di daerah perkotaan. Itulah mengapa banyak orang menganggapnya misterius,” tambah Dr. Wei.
Respons dan Reaksi Publik
Meskipun sudah ada penjelasan ilmiah, fenomena ini tetap menjadi topik viral nomor satu di media sosial China. Ribuan pengguna Weibo membagikan ulang video tersebut dengan berbagai teori dan lelucon.
Salah satu komentar populer menulis, “Mungkin ini preview kota masa depan China tahun 2050.”
Ada pula yang berkomentar, “Kalau ini hologram, berarti pemerintah sudah punya teknologi luar biasa.”
Hashtag #KotaTerapungFoshan (#FoshanFloatingCity) telah digunakan lebih dari 12 juta kali, dan memuncaki tren nasional selama dua hari berturut-turut.
Pandangan Ahli Teknologi
Selain ilmuwan meteorologi, beberapa pakar teknologi juga turut memberikan pandangan. Profesor Liu Qiang dari Tsinghua University menjelaskan bahwa meskipun Fata Morgana umum dijelaskan secara ilmiah, kemajuan teknologi visual seperti hologram dan drone show juga bisa menimbulkan efek serupa di mata manusia.
Namun, ia menegaskan bahwa dalam kasus video viral ini, tidak ada bukti penggunaan teknologi buatan manusia.
“Kami telah meninjau citra udara dan tidak menemukan adanya proyeksi holografik atau aktivitas drone di wilayah tersebut,” jelasnya.
Dampak Sosial dan Budaya
Fenomena ini juga memunculkan kembali diskusi publik tentang hubungan antara sains dan kepercayaan tradisional di masyarakat China. Beberapa media bahkan mengangkatnya dalam konteks budaya Tiongkok kuno, di mana langit dan bumi dianggap memiliki dimensi spiritual tersendiri.
Psikolog sosial, Dr. Mei Zhang, mengatakan bahwa viralnya fenomena seperti ini menunjukkan ketertarikan masyarakat modern terhadap hal-hal yang sulit dijelaskan secara langsung.
“Di era digital, keajaiban visual seperti ini menyebar cepat dan menghidupkan kembali imajinasi masyarakat, meski penjelasan ilmiahnya sederhana,” ujarnya.
Fenomena Video Kota Terapung Di Langit Hebohkan Warga menjadi contoh bagaimana alam dan teknologi dapat menimbulkan kehebohan digital. Walaupun telah dijelaskan secara ilmiah oleh para ahli, video ini membuktikan bahwa rasa kagum dan penasaran manusia terhadap fenomena alam tetap kuat. Bahkan di era modern sekalipun.
Dengan penjelasan dari BMKG China, masyarakat kini memahami bahwa yang mereka saksikan bukanlah hal mistis, melainkan ilusi optik spektakuler bernama Fata Morgana.










